personal satisfaction.

Dia melesak menyalak bagai serigala galak berlari tersentak-sentak menguar bau sangat menyengat dari bayangannya yang berkali-kali mengelebat dalam pekat gelap yang terhirup serap diantara deras lebat hujan yang terdengar berderap bahkan aku pun terkesiap melihat serigala itu seperti meratap pedih pada angin yang dihujat pada langit yang didebat dia merasa paling hebat sampai ia tertawa dengan nafsu menggelegak termakan kesombongan watak tergerogoti ketamakan otak terus saja menyalak pada selongsong kosong yang tak berontak yang terus saja menetap ditempat ia berpijak dan tanpa gentar menatap serigala dengan kekerasan yang mantap dibuatnya si serigala pengap tanpa memutuskan mata untuk berkontak dan serigala tak tahan lalu berteriak sampai suaranya serak sampai tenggorokannya rusak sampai darahnya mengendap sampai dagingnya berkarat sampai semua orang memandang dengan makna yang sarat dengan satu kata: SARAP!

~G~
Advertisements

18 thoughts on “personal satisfaction.

  1. Welcome back sist ^___^

    Iyah itu dirikuw, hihihi… beda ya? Aneh kalo aku bilang :p

    Kadang titik sama koma menghambat kreativitas sist, jadi aku “geser” dulu untuk sekarang ini, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s