MYOFB!!!

Okay, here we go…

Sebenernya ini masalah yang begitu umumnya di rasakan kebanyakan orang; berkonflik dengan teman sendiri. Gw sendiri pun belum lama ini ngerasain hal itu. Gw sempet ribut besar sama sahabat gw sendiri. Keadaan yag keruh itu makin di perparah dengan masuknya orang-orang [baca: Anjing-anjing.red] kudisan yang coba ambil kesempatan untuk hancurin hidup gw lebih jauh dengan memanfaatkan situasi dimana gw sedang “bertarung” dengan sahabat gw itu, let’s say lah bahasa halusnya adu domba. Entah apa yang mereka cari dari kondisi itu, bahkan kalo mau gw tela’ah lagi, gw ngga melihat ada keuntungan secuil pun dari sikap berbahagia diatas penderitaan orang lain [baca: schadenfreude.red] kecuali kalo anjing-anjing itu menderita penyakit imbisil yang akut, they’re hopeless then.

Bicara soal mengendus-endus urusan orang lain yang bukan kepentingannya, saat ini selain gw ada juga beberapa temen gw yang mengalami hal yang kurang lebih serupa sama gw. She is just like me; a single fighter against some stinky lil bitches who spread stinky smells every space they are at. Padahal kita ngga pernah sentil-sentil urusan mereka [hellooo, like I care either? I have TONS of another useful business than making a MOCKING NICKNAME – for EXAMPLE –  to people I hate just for a hilarious intermezzo in the midst of lunch time with my babes], padahal kita ngga pernah peduli apa yang mereka lakukan [Untukmu urusanmu, untukku urusanku. Bukankah dunia akan lebih indah seperti itu daripada dipenuhi oleh sekumpulan anjing-anjing sok perhatian satu sama lain demi merengguk lebih banyak celah untuk mereka tertawakan di belakang punggung dengan bisikan dan cekikikan bau mulut mereka?], padahal kita tau ngga ada satu profit pun yang bisa diambil dari bergosip ria sampe mulut berbusa [sori deh, gw mending liat pelacur menjual diri dibandingin ngeliat segerombolan anjing-anjing mengendus-endus urusan orang lain dengan mengais-ngais sebanyak mungkin tempat sampah yang bisa mereka temukan. Ketauan melacur dapet duit, ngegosip dapet apa?], tapi kenapa ya, yang namanya habit membicarakan orang lain itu ngga pernah berkurang? Let’s not talking about erase the habit, it’s equal with you hoping Heath Ledger to live up from his grave again, healthily. Setidaknya, mereka pasti pernah kan ngerasain gimana kalau semua orang memojokkan mereka untuk sesuatu yang sebenernya ngga mereka lakukan. Liat deh sekarang betapa kasiannya Zaskia Mecca, dihujat sana-sini hanya karena ada satu anjing gila yang ambil foto dia diem-diem [stinky coward, eh?] waktu dia ngerokok di sela-sela syuting. Hey, get real man, she bought the cigar w/ her own fucking money, she didn’t borrow yours either. So what if she smokes? I smoke too. You got problem w/ that? If so, tell me your number and I’ll arrange the date of the battle! Atau contoh lainnya, apa urusannya kalau gw balik lagi deket sama oang yang dulu pernah ribut sama gw? Apa urusannya kalo gw bisa rekonsiliasi relationship gw dengan dia dan mulai menjalin yang baru? Sirik? Iri? Dengki? Atau sekedar jealous karena anjing-anjing kudisan itu ngga bisa berbuat hal yang sama kaya gw? [Ya iyalaaah, mana ada sih yang bisa nyamain Iwed? Wakakakakak….].

Itu intinya, selama apa yang kita lakuin ngga ngerugiin orang lain, selama ini sah-sah aja, selama ini ngga melanggar hukum, apa gunanya sih anjing-anjing kudisan bersusah payah menyisihkan waktu [berharga??] mereka mengendus urusan orang? Like you don’t have a life to run… As for now, I heavily doubt that. Dari mulai yang masih single sampe yang udah merit, sampe yang lagi hamil [Duh, amit-amiiit… Ngga takut ya mba karma nya jatuh ke janinmu?], bahkan sampe yang udah beranak-pinak [Nah ini baru yang paling ngga tau diri. Ketauan kalo single waktunya masih lebih lowong, kalo udah beranak coba? Anak loe mau tiap hari dikasih makan suguhan infotainment?].

Hey, life is more beautiful than you know. I curse a lot at work, I curse anything from my never-ending work till my irritating colleagues. But I never spend my day busy wondering what’s new in other’s life? Who’s the victim of today’s-sniffing-other’s-business topic or what will be the funniest nickname to him/her so people won’t notice whom we’re actually talking when we’re gossiping him/her?

Sometimes… No, I mean most of the times reality can be the biggest strike to put those smelly dogs get back to earth. Dunia berputar Pe! Saat ini bisa jadi anjing-anjing itu ada diatas angin, berputar-putar melayang membuntuti mangsa-mangsa nya seperti unwanted spooky shadows. But once reality hits you down, hohoho…

“WELCOME TO THE REAL LIFE, BITCHES!”

So… I’m not a wise nor a polite person. I harsh, I rude and I speak spontaneous cursings. I cannot give you good advice as I also won’t spend my precious time reminding some brainless shitheads like you. Perhaps I just can say

MYOFB !!!!

That’s all for today, ladies [baca: Doggies.red]. Enjoy sniffing my business if you feel really irritated by this writing of mine. I’m sure you’re now starting to think of getting me even. I’ll let you have the best news of mine that you could sniff. Coz I’m cool… As always.

*ROFLMAO

~G~

PS –>> This writing is also dedicated to one of my best colleagues. Buat elo Cong, keep smiling ya no matter what those bitches say shit about you. They are just bunch of  the incapables, inside and outside.

 ^___^

Advertisements

16 thoughts on “MYOFB!!!

  1. Gue sih ngga akan bikin hal menjadi ribet selama gw bisa bikin simple Nen. Intinya selama gw ngga nyentil-nyentil kehidupan orang, tapi tanpa alasan apa-apa itu orang nyentil2 kehidupan gw, itu sama aja dia bikin masalah sama gw.

    They've blew the battle horn, I just answer their call 🙂

  2. Iya mba, in the end I always did that everytime there's someone who “tickle” my peacefulness. One day they will get what they deserve…

    I just keep walking with a wide smile
    Like this
    ^_________^

    Huehehehehe…

  3. I will give 'em five thousand for each and tell them to go to the near market to buy a mirror…

    Then LOOK. Look inside the mirror, hoping they will soon realize.

    Atau bisa jadi ngga sadar2 ay, karena udah immune sama kaca saking seringnya ngaca supaya bisa terlihat cantik kemana-mana.

    Duh!! 😀

  4. *Menenangkan kawannya Iwed yang lagi menggosip* Helloooo doggiiesss …ehh… Ladiiieesss, heheheh
    Memang deh, udah sifat 'purba' makhluk yang namanya wanita yang kayak2 gini. Makanya InfoTAInment laris manis, emak2 rela pada nonton ampe nasi pada gosong gara2 infotainment, heheheh

  5. Fuck infotainment! I almost let go my TV coz there aren't great programs anymore except sport program. Dasar wanita2 ngga bahagia, trbukti mengendus2 urusan orang lain msh lebih seru drpd kehidupan dia sndiri, menyedihkan.

  6. Hmmm, gw mungkin hampir sama kaya elo Nen. Maybe, if I think this problem has gained too much burden on me, I will let my best friends know about that. But ONLY about knowing and – this is occasionally ya kalo menurut gw perlu – ask them for good advice[s]. Hanya dengan kebersamaan dan dekapan tangan mereka itulah yang gw butuhkan, despite all that, I will politely ask them to not do more of what they should. I do not need their back-up if I think I am capable in facing it – which I know that I am. Sometimes the more people interfering in once problem, the longer the problem could be solved. Besides, I have learn from God knows when that I've STOPPED trusting people and counting on them. The heart of men are easily corrupted.

    Bestfriends should've known us the best – besides family and couple, aight Nen? So give 'em trust on the RIGHT portion. And that's all about it.

    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s